Naraya News - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM Naraya) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar pelatihan jurnalistik tingkat lanjut (PJTL) bagi para anggota kaderisasi lanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Jumat–Sabtu, 19–20 Juni 2026, yang diselenggarakan di Aula Gedung Machdor, Kampus 2 UMC.
PJTL merupakan kegiatan pembinaan tingkat lanjut yang berfokus pada pendalaman materi pada teknik penulisan dan penyajian berita. Mengusung tema “Dari Kata Menjadi Karya: Mengasah Kompetensi Jurnalistik dan Media Kreatif” kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi jurnalistik anggota LPM Naraya.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai penulisan straight news oleh Maman Abdurrahman. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan bahwa selama ini penulisan berita masih cenderung berpedoman pada konsep teknik piramida terbalik.
“Penulisan berita dengan teknik piramida terbalik terkesan membuat pembaca hanya membaca paragraf awal dan tidak membaca keseluruhan dari isi berita. Oleh karena itu, kita sebagai jurnalis harus mampu membuat pembaca penasaran melalui judul berita yang menarik," ujarnya.
Dalam sesi berikutnya, peserta menerima materi bertajuk “Reportase: Definisi dan Tingkat Dasar” yang disampaikan oleh Raihan Athaya Mustafa. Materi ini membahas dasar-dasar peliputan berita, termasuk penerapan strategi beat system untuk melakukan peliputan pada bidang tertentu secara berkelanjutan serta follow up system sebagai upaya mengembangkan informasi dari pemberitaan sebelumnya agar lebih mendalam.
Sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan, peserta mengikuti sesi praktik jurnalistik yang terdiri atas penulisan berita berdasarkan rangkaian kegiatan PJTL serta simulasi peliputan sebagai reporter.
Melalui praktik tersebut, panitia berharap peserta diharapkan mampu menerapkan teknik penulisan dan peliputan berita yang telah dipelajari selama pelatihan.
Penulis: Putri Jihan Salsabilla
Editor: Putri Indriyani
